liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
CEO Twitter Elon Musk.

Minggu, 27 November 2022 – 15:07 WIB

VIVADigital – Orang terkaya di dunia Elon Musk berencana untuk meluncurkan kembali layanan premium di Twitter yang akan menawarkan bendera verifikasi berwarna berbeda ke akun mulai minggu depan.

Jika iya, maka ini adalah perubahan terbaru pada platform media sosial berlogo blue bird yang telah dibeli oleh pemilik SpaceX dan Tesla.

Seperti dikutip dari laman ABC.net.au, Minggu, 27 November 2022, Twitter sebelumnya menangguhkan layanan premium yang memberi label centang biru kepada siapa saja yang membayar US$8 (Rp125 ribu) sebulan.

Keputusan itu dibuat menyusul gelombang akun palsu yang dengan cepat muncul di platform. Awalnya, tanda biru diberikan kepada entitas pemerintah, perusahaan, selebritas, dan jurnalis yang diautentikasi oleh platform untuk menghindari peniruan identitas.

Dalam versi terbaru, Musk mengkategorikan tanda verifikasi. Perusahaan akan mendapatkan tanda verifikasi emas, pemerintah akan mendapatkan tanda centang abu-abu, dan individu yang membayar layanan ini termasuk selebritas akan mendapatkan tanda centang biru.

“Semua akun terverifikasi akan diverifikasi secara manual sebelum token diaktifkan. Meski keputusan ini menyakitkan, rasanya perlu,” kata Elon Musk.