liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
Surya Satellite-1 (SS-1) Leader, Setra Yoman Prahyang.

Jumat, 6 Januari 2023 – 19:26 WIB

VIVA Techno – Satelit Surya (SS-1) yang dibangun ilmuwan muda Indonesia, resmi terbang ke orbit pada Jumat, 6 Januari 2022 setelah dikirim ke luar angkasa oleh roket SpaceX tahun lalu.

Pasalnya, perjalanan untuk sampai ke titik ini membutuhkan waktu hingga enam tahun. Mereka juga mengakui banyaknya kendala yang dihadapi, terutama dalam hal pembiayaan, sehingga akhirnya terbantu oleh industri.

Perjalanan dimulai pada Februari 2018 dimana tim SS-1 mengikuti kompetisi program KiboCUBE yang diprakarsai oleh United Nations Office for Outer Space Affairs (UNOOSA) dan Japan Aerospace Exploration Agency (JAXA).

Kemudian pada Agustus 2018, Tim SS-1 diumumkan sebagai pemenang kompetisi sehingga mendapatkan slot peluncuran satelit Nano dari ISS.

Sebelum SS-1 diluncurkan, satelit nano tersebut melalui berbagai tahapan pekerjaan yang terdiri dari tahap desain, simulasi, prototyping, perakitan dan pengujian.

Kemudian pada Agustus 2018, ditandatangani Perjanjian Kerjasama dengan Pusat Teknologi Satelit LAPAN (Pusat Penelitian Teknologi Satelit – BRIN), untuk panduan pembuatan satelit nano, memperoleh berbagai komponen ‘Space Grade’ dan penggunaan alat uji yang diperlukan untuk membuat SS-1.

Satelit Matahari-1 (SS-1).

Halaman selanjutnya

Selanjutnya, pada acara Asia Pacific Space Agency Forum (APRSAF) ke-24 (November 2018) di Singapura, tim SS-1 menandatangani perjanjian kerja sama dengan JAXA. Kesepakatan ini untuk memandu proses pembuatan satelit nano yang terdiri dari beberapa fase tinjauan.